Abstract power yang bisa berguna untuk lebih memperkuat

Abstract

This
essay aims to analyze the security issues in East Asia and the strategy of
countries to deal with them. Viewed from regional aspects and global influence.
The data from this essay is obtained from the reference data which is then
developed by the author become s generate reliable data. Where the results of
research from this data is a result relevant to the essay written. In this
regard it is explained about the problems that exist within East Asian regional
security such as China’s dominance in regional security, territorial disputes
between East Asian countries and even on North Korean nuclear ownership and
testing. Not only that, a strategy and solution is needed to deal with the
security situation in East Asia. The presence of assistance to maintain
security in East Asia as undertaken by the US and ASEAN is one of the efforts
to establish cooperation with East Asia.

Keywords: East Asia, security,
strategy, solving, threat

A.     
Pendahuluan 

            Keamanan merupakan salah satu isu yang penting bagi suatu
negara, mengingat keamanan negara adalah salah satu yang paling utama untuk
menjaga keberlangsungan bangsa dankeutuhan di negara tersebut. Kemanan juga
termasuk kedalam suatu kebutuhan dan keinginan suatu negara. Dimana negara
berlomba-lomba untuk menjadikan negara mereka memiliki power kuat dan stabil.
Peningkatan keamanan suatu negarabisa dilakukan dengan banyak cara,yaitu dengan
peningkatan militer hingga perekonomian di negara tersebut. Rasa nasionalisme
suatu bangsa terhadap negaranya juga merupakan salah satu yang terpenting untuk
menjaga keutuhan suatu negara, rasa bangga bangsa terhadap negaranya ini bisa
menjadikan negara mereka mempunyai power
yang bisa berguna untuk lebih memperkuat keamanan di negara mereka. isu
keamanan ini sendiri juga telah menjadi isu yang utama untuk dibaha di kawasan
Asia Timur.

            Dimana
keamanan regional di Asia Timur ini sendiri rumit dan selalu menciptakan suatu
ketegangan yang tidak memiliki solusi mudah dan membutuhkan proses serta waktu
yang lama untuk menyelesaikannya. Dimana ketegangan yang terus berlanjut ini
memberikan pengaruh kenaikan ekonomi dan militer yang sangat pesat seperti yang
terjadi di Cina. Dimana selain itu terdapat pula permasalahan regional seperti
adanya provokasi Korea Utara tentang permasalahan nuklir dan ada pula
permasalahan teritorial terkait dengan semenanjung Korea.1Ini
semua merupakan sebuah tantangan untuk kawasan Asia Timur dalam menjaga
keamanan regionalnya, dimana ada pula yang harus dihindari seperti perlombaan
senjata nuklir di wilayah tersebut serta membuat kemajuan dalam pelucutan
senjata nuklir ini bisa menjadi salah satu solusi dalam menghadapi tantangan
tersebut. Selain itu masih ada perselisihan yang belum terselesaikan yaitu
wilayah Laut Cina Selatan.2

 

B.      
Metode
Penelitian

Metode
yang digunakan untuk penulisan essay
ini adalah metode deskriptif analisis, dimana penulis menggunakan data yang ada
untuk menggambarkan suatu permasalahan yang kemudian dianalisis lebih lanjut
sehingga bisa berguna untuk menarik sebuah kesimpulan. Penelitian diskriptif sendiri adalah
penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu
variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan
dengan variabel yang lain.3Penulis
mendapatkan data yang berasal dari hasil-hasil penelitian maupun media
informasi yang berkenaan dengan permasalahan dan strategi keamanan di Asia
Timur. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitati, dimana dalam penelitian kualitatif, penulis
tidak mencari kebenaran dan moralitas, tetapi lebih kepada upaya mencari
pemahaman.4

 

C.     
Pembahasan

C.1                  Hubungan AS dan Cina dan
Pengaruhnya di Asia Timur

            Cina yang kini merupakan negara
paling besar dan mempunyai power yang
lebih dibanding dengan negara-negara lain di Asia Timur ini juga merupakan
salah satu faktor pembentukan keamanan Asia Timur. Menguatnya perekonomian Cina
ini sudah hampir menyaingi AS, yang kemudian AS juga menganggap Cina sebagai
rivalnya. Namun AS sendiri juga juga memiliki banyak strategi untuk mendapatkan
keuntungan dari Cina, salah satu nya adalah bahwa AS memberikan ruang strategis
untuk Cina melalui sebuah kebijakan kerjasama yang dapat menguntungkan satu
sama lain.5Namun
di sisi lain ini juga menignkatkan persaingan antara AS dan Cina yang kemudian
berdampak pada keamanan regional di Asia Timur. AS sebenarnya juga tidak terima
akan kebangkitan Cina yang lama-lama akan menandingi mereka, di sisi lain AS
juga menjadi salah satu aktor yang berperan dalam menjaga keamanan di Asia
Timur.

            Keikutsertaan AS dalam struktur
keamanan Asia Timur sendiri juga menjadi fokus utama untuk  melihat isu keamanan di kawasan regional ini.
Dimana Asia Timur juga dihadapkan oleh beberapa kecemasan seperti keterlibatan
AS dalam kemanan di Asia Timur yang akan semakin mendalam selain itu
kekawatiran negara-negara di kawasan Asia Timur ini sendiri juga berasal dari
salah satu negara sahabat mereka yaitu Cina dimana meningkatnya masa depan Cina
yang dikawatirkan akan selalu menggunakan kekuatannya yang berkembang untuk
menghadapi setiap permasalahan baik permasalahan teritorial maupun lainnya di
Asia Timur. Adanya ancaman keamanan regional di Asia Timur tidak saja berasal
dari luar atau eksternalnya saja namun bisa juga berasal dari kondisi internal
di dalam kawasan tersebut. Dalam hal ini, kawasan Asia Timur menjadi salah satu
kawasan yang berupaya untuk selalu menstabilkan keamanan mereka namun dipenuhi
dengan berbagai tantangan.

            Adanya keterlibatan AS dalam
keamanan di Asia Timur ini juga menjadi ancaman bagi negara-negara di Asia
lainnya, dimana ini mencemaskan akan menganggu stabilitas jalur pelayaran di
Asia. Dan juga ini menjadi suatu ancaman terhadap struktur regional jika AS
terlibat di dalamnya. Hubungan antara AS dengan Cina ini juga menjadi salah
satu kecemasan mendasar karena di satu sisi ini membuat ASEAN khawatir akan
adanya perebutan kekuasaan yang lebih besar diantara kedua negara tersebut.
Karena ini akah menimbulkan keberpihakan terhadap salah satu negara tersebut
dan ini membuat negara-negara kecil di Asia Tenggara akan merasa rugi terhadap
pembangunan ekonomi mereka dan pembangunan bangsa mereka.6
Dalam hal ini ASEAN ingin menjadikan Asia Timur sebagai mitra kerjasama,
sehingga mereka berani mengambil peran penting dalam keamanan di Asia Timur.

C.2      Kontribusi Jepang, Korea Selatan dan ASEAN
terhadap Asia Timur

            Selain Cina, ada pula Jepang yang
berusaha untuk menjadi negara yang berperan lebih besar dan lebih pro-aktif
dalam masalah keamanan di wilayah Asia Timur. Dalam usahanya ini Jepang juga
berusaha untuk meningkatakan militer mereka dan sebisa mungkin mempunyai peran
terhadap permasalahan keamanan di Asia Timur. Jepang juga berusaha untuk
meningkatkan perekonomian mereka walaupun tidak berkembang pesat seperti Cina,
masalah demografis juga merupakan salah satu permasalahan yang selalu harus
dihadapi Jepang, dimana minimnya sumberdaya manusia usia produktif di Jepang
menjadi salah satu tantangan untuk Jepang dalam menghadapi era industrialisasi
modern ini. tidak hanya itu Jepang yang kini merupakan negara yang selalu
berusaha untuk menjadi negara yang bisa menyaingi Cina ini juga selalu berusaha
untuk melakukan peningkatan terhadap rasa nasionalisme dari setiap warganya,
ini menjadikan bangsa Jepang mempunyai rasa nasionalisme paling tinggi di
kawasan Asia Timur.

            Selain itu, ada Korea Selatan yang
masih mempunyai permasalahan dengan negara satu kawasan yang lain yaitu Korea
Utara. Dimana kedua negara yang sebenarnya masih dalam satu wilayah ini
mempunyai permasalahan keamanan tersendiri, baik karena permasalahan nuklir
yang dimiliki nuklir Korea Utara yang kemudian tidak hanya mengancam Korea
Selatan ataupun Asia Timur namun juga mengancam keamanan dunia. Rencana
reunifikasi kedua negara yang tidak pernah terwujud juga menjadikan salah satu
tantangan bagi kedua negara ini dalam menghadapi segala ancaman yang ada.
Selain itu, permasalahan teritorial seperti perebutan daerah di semenanjung
Korea menambah panjang daftar permasalahan antara Korea Selatan dan Korea Utara
ini. walaupun sempat rencana reunifikasi kedua negara ini pernah sama-sama
dibahas, namun ada beberapa persyaratan yang tidak bisa dipenuhi atau tidak
bisa diterima oleh masing-masing negara, jadilah itu membuat rencana
reunifikasi kedua negara ini gagal.7

            Namun aktor lain yang berperan dalam
menjaga keamanan di Asia Timur tidak hanya AS saja namun ada juga ASEAN yang
mempunyai peran di dalamnya. Dimana ASEAN sendiri merupakan salah satu kawasan
regional yang terdekat dengan Asia Timur, ASEAN sendiri diharapkan agar mampu
menjadi titik tengah bagi keamanan di Asia Timur. Dimana semua hal yang
dilakukan oleh ASEAN ini semata-mata juga untuk menjaga relevansinya sebagai
aktor keamanan dan lingkungan strategis di Asia Timur.8 Semua
motif dan upaya yang dilakukan ASEAN untuk membantu keamanan di kawasan Asia
Timur ini sendiri juga dilatar belakangi untuk menciptakan hubungan kerjasama
diantara kedua kawasan ini. Dimana
kerjasama antara ASEAN dan Asia Timur 
ini menjadi pilar utama setelah kerjasama dengan AS dalam struktur
keamanan di Asia Timur.9
Tugas dari ASEAN ini sendiri tidak mudah, dimana ASEAN juga harus bisa
menjadi wadah untuk negara-negara di kawasan Asia Timur dalam menyelesaikan
konflik antar negara nya.

C.3      Ancaman Regional bagi Keamanan di Asia
Timur

            Kecemasan terbesar yang mengancam
keamanan regional di Asia Timur sendiri selain berasal dari nuklir Korea Utara
juga berasal dari Cina yang semakin menjadi negara super power baik dari sisi ekonomi, militer dan itu bisa menjadi
ancaman bagi negara-negara lain di kawasan tersebut. Selain itu kecemasan yang
lain timbul dengan adanya tujuan kemaritiman Cina. Yang mengenai klaim Cina
terhadap East China Sea (ECS) dan
juga South China Sea (SCS). Dan juga
adanya modernisasi angkatan laut Cina ini juga menimbulkan ketidakpastian
strategis di kawasan Asia Timur ini sendiri.10 Cina
pun mulai memiliki peran besar terhadap perekonomian, perpolitikan dan keamanan
di Asia Timur. Namun pengaruh Cina ini juga dikhawatirkan akan mendominasi
negara-negara di Asia Timur seperti Jepang dan Korea Selatan dimana hal ini
tentunya juga akan mengancam kekuatan negara mereka karena adanya intimidasi
yang dilakukan oleh Cina.

Selain itu, adanya  permasalahan nuklir Korea Utara juga menjadi
faktor lainnya yang mengancam keamanan di Asia Timur. Bagi Jepang Kepemilikan
nuklir dan adanya uji coba nuklir yang dilakukan oleh Korea Utara membuat
Jepang sebagai salah satu negara di kawasan Asia Timur merasa terancam dengan
hal tersebut karena jarak jangkauan dari senjata yang dimiliki Korea Utara akan
mampu dengan mudah menjangkau Jepang. Dengan adanya kondisi keamanan yang tidak
stabil di kawasan Asia Timur membuat Jepang juga ingin menunjukkan kekuatan
yang dimilikinya, dimana karena hal ini Jepang ingin menarik simpati dunia yang
ingin menjadikan tindakan Korea ini sebagai sosok musuh bersama yang berbahaya
dan patut untuk diwaspadai.Dan untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh
Korea Utara tersebut, Jepang kemudian membentuk aliansi dengan Amerika Serikat
dan Korea Selatan, dengan adanya aliansi ini Jepang merasa aman dan damai
walaupun masih terdapat ancaman dari Korea Utara.

Selain dari
Jepang, Korea Selatan juga berpandangan yang sama tentang kepemilikan nuklir
Korea Utara. Dimana Korea Selatan merupakan salah satu negara yang tidak akan
mentolelir Korea Utara memiliki persenjataan nuklir karena Korea Selatan
memiliki posisi geografis terdekat dengan Korea Utara, jelas hal ini merupakan
suatu ancaman nyata apabila Korea Selatan tidak benar-benar melakukan
aksi-reaksi guna pencegahan dan penolakan secara nyata terhadap persenjataan
nuklir yang dimiliki oleh Korea Utara.11Pada
tahun 2002 publik Korea Selatan telah menganggap bahwa Korea Utara sebagai
ancaman militer langsung bagi Korea Selatan. Maka dari itu kemajuan
persenjataan militer maupun nuklir yang dilakukan oleh Korea Utara pasti akan
mempengaruhi kebijakan serta tindakan Korea Selatan. Karena di rasa setiap
tahun nya program nuklir Korea Utara mengalami perkembangan, maka secara
perlahan Korea Selatan mulai memperhitungkan untuk mengembangkan program rudal
dan nuklir miliknya.

 

Kesimpulan

Jika dilihat dari beberapa
masalah keamanan di Asia Timur yang berasal dari keamanan maritim, teritorial,
ancaman nuklir hingga adanya dominasi aktor lain dalam keamanan di Asia Timur,
strategi yang bisa digunakan adalah bahwa negara-neagara di Asia Timur Tersebut
harus lebih dahulu membentuk suatu kerjasama regional yang kuat agar tidak di
dominasi oleh aktor lain seperti AS. Karena dominasi yang kuat yang dilakukan
oleh aktor lain tersebutbisa sangat melemahkan dan mengancam keamanan regional
di Asia Timur itu sendiri. Oleh karena itu, pembentukan struktur yang kuat dan
merata bisa menjadi solusi untuk membentuk suatu keamanan yang stabil di Asia
Timur. Dimana dalam hal ini setiap negara di kawasan Asia Timur dituntut untuk
memiliki peran yang sama satu lainnya dan tidak ada intimidasi dari negara lain
yang lebih besar karena adanya perbedaan pendapatan ekonomi maupun militer yang
lebih tinggi. Oleh karena itu pemilihan pihak ketiga ataupun aktor lain untuk
bekerjasama menjaga keamanan di Asia Timur harus sangatlah diperhatikan.

Negara-negara di
kawasan Asia Timur juga diharapkan untuk bisa menyelesaikan permasalahan mereka
sendiri. Misalnya adalah sengketa Laut Cina Selatan ataupun sengketa di
Semenanjung Korea, atau bahkan juga bisa menyelesaikan permasalahan uji coba
nuklir oleh Korea Utara. Dimana dalam hal ini, kawasan Asia Timur diharapkan
untuk lebih peduli satu sama lain dan menghindari sikap individualis. Dan juga
negara-negara di kawasan Asia Timur ini haruslah mengenyampingkan kepentingan
masing-masing negara, walaupun terkadang itu perlu namun mereka juga harus bisa
membedakan antara kepentingan bersama atau kepentingan kawasan mereka terlebih
dahulu. Selain itupengentasan permasalahan keamanan di Asia Timur ini sendiri
diharapkan mampu untuk menjadikan pelajaran bahwa kerjasama yang terjalin di
suatu kawasa regional juga menjadi salah satu yang penting mengingat kini
banyak ancaman yang timbul dari tekanan global yang semakin menjadi-jadi.

 

Referensi

Atanassova,
Elena. 2014. Strategic Uncertainly and
the Regional Security Order in East Asia. Diakses dari
http://www.e-ir.info/2015/11/24/strategic-uncertainty-and-the-regional-security-order-in-east-asia/.
Diakses pada 17 Desember 2017

Evans,Gareth. 2013. Regional Security in East Asia. Diakses dari  http://www.gevans.org/speeches/speech520.html.
Diakses pada 17 Desember 2017.

Korsel Tidak Sudi Korut Jadi Negara Nuklir diakses
melalui https://international.sindonews.com/read/1253423/40/korsel-tidak-sudi-korut-jadi-negara-nuklir-1509506869.
Diakses pada 1 November 2017

Moleong, Lexi. 1990.
“Metode Penelitian Kualitatif”. Bandung: Remaja Karya. Hal. 108.

Sugiono.
2003. “Metode Penelitian Bisnis”. Bandung: Pusat Bahasa Depdiknas.

Sukma,
Rizal. ASEAN and Regional Security in
East Asia. Diakses dari http://www.eascdu.org/eascducontent/uploads/2014/07/ASEAN-and-Regional-Security-in-East-Asia.pdf.
Diakses pada 12 Desember 2017

Viva
News. 2015. Syarat Berat Korut untuk
Koresel Jika Ingin Bersatu. Diakses dari
http://www.viva.co.id/berita/dunia/686840-syarat-berat-korut-untuk-korsel-jika-ingin-bersatu.
Diakses pada 17 Desember 2017

 

1Gareth
Evans. 2013. Regional Security in East
Asia. Diakses dari  http://www.gevans.org/speeches/speech520.html.
Diakses pada 17 Desember 2017

2Ibid.

3 Sugiono. 2003. “Metode Penelitian Bisnis”.
Bandung: Pusat Bahasa Depdiknas.

4 Lexi Moleong. 1990. “Metode Penelitian
Kualitatif”. Bandung: Remaja Karya. Hal. 108.

5Ibid

6
Elena Atanassova. 2014. Strategic
Uncertainly and the Regional Security Order in East Asia. Diakses dari http://www.e-ir.info/2015/11/24/strategic-uncertainty-and-the-regional-security-order-in-east-asia/.
Diakses pada 17 Desember 2017

7
Viva News. 2015. Syarat Berat Korut untuk
Koresel Jika Ingin Bersatu. Diakses dari http://www.viva.co.id/berita/dunia/686840-syarat-berat-korut-untuk-korsel-jika-ingin-bersatu.
Diakses pada 17 Desember 2017

8
Rizal Sukma. ASEAN and Regional Security
in East Asia. Diakses dari http://www.eascdu.org/eascducontent/uploads/2014/07/ASEAN-and-Regional-Security-in-East-Asia.pdf.
Diakses pada 12 Desember 2017

9Ibid.

10Op.
Cit. Elena Atanassova. 2014. Strategic
Uncertainly and the Regional Security Order in East Asia.

11 Korsel Tidak Sudi Korut Jadi Negara Nuklir
diakses melalui https://international.sindonews.com/read/1253423/40/korsel-tidak-sudi-korut-jadi-negara-nuklir-1509506869 pada 1 November 2017

Written by